inicio mail me! sindicaci;ón

Apakah Semua Orang Indonesia Mau Jadi Penyanyi?

Pertanyaan seperti diatas muncul dibenak saya ketika sekilas melihat reality show Saatnya Jadi Idola di RCTI dan Sing Like a Star di Global TV.
Di acara Saatnya Jadi Idola orang-orang dengan profesi yang sama akan adu kebolehan menyanyi dan seperti biasa akan dikomentarin panjang kali lebar sama dengan luas dan di polling lewat sms. Sing Like a Star kurang lebih sama juga sih, malah disini peserta yang hanya bermodalkan pede bisa bergaya layaknya penyanyi lalu dikomentarin dan di polling, duh.
Para peserta kedua reality show ini menurutku suaranya, maaf, ancur banget, tapi kok ya pede banget gitu lo.

Fenomena adu bakat menyanyi dimulai sejak era AFI, lalu ada Indonesian Idol yang lebih populer menggeser AFI hingga saat ini. Dan emang Indonesian Dodol Idol ini yang paling bermutu menurutku. Mungkin karena konsep acaranya sudah baku kali ya. Jadi masih dalam pakem mencari penyanyi yang benar-benar bisa menyanyi, ga asal buka mulut. Lalu berturut-turut sejak Indonesian Idol mengorbitkan Idol-Idolnya muncul ajang Idol-Idol serupa tapi tak sama. Kebanyakan terlalu mengumbar sisi lain calon idola yang mengundang simpati pengirim sms dukungan. Hingga terkadang penyanyi dengan suara pas-pasan tapi ‘melas’ lolos dan penyanyi yang benar-benar bagus suaranya tapi ga ‘melas’ malah ga lolos. Bingung.

Klo kayak gini terus tren-nya ya berabe. Semua orang asal pede atau bisa menarik simpati melalui kisah hidupnya bisa jadi penyanyi yang jika kontes berakhir hanya akan sekedar lewat di dunia musik Indonesia. Lalu buat apa? Menuh-menuhin layar TV aja. Yang paling diuntungkan ya penyelenggara acara yang akan mendulang banyak rupiah dari sms yang masuk. Sedangkan yang paling dirugikan ya generasi muda kita yang mulai dari kecil sudah bermimpi jadi idola, ampun deh.

Tags: , »

bonoriau said,

April 10, 2008 @ 2:15 pm

Lagi bigung milih contest nyanyi yang mana … join contest kami pun bisa

aLe said,

April 13, 2008 @ 8:45 pm

aLe pernah ikut audisi Indonesian Idol
walopun ga lolos, ada kesenangan tersendiri saat mengingat suatu saat kita bisa cerita ke anak cucu kita sbg sbuah pengalaman.

tentang opini mimpi jadi idola..
aLe ambil dr segi positifnya aja, mungkin ini memang dinamisasi kehidupan, ada yg suka dan ada yg tidak suka, dan itu biasa aja.. klo memang ga mau ambil pusing ya ga usah diurusin, mending ngurusin keluarga sndr ^^

ups, baru mampir uda nyerocos neh,
salam kenal ya dr aLe ;) thanks uda pasang banner blogger ngalam

anton ashardi said,

April 14, 2008 @ 10:14 am

idola seharsunya jangan menjual iba yo mbak…tapi menjual kualitas… :D

pika said,

April 15, 2008 @ 7:05 am

#aLe: bukannya ga suka banget ama acara idola-idolaan, aku masih sering nonton american idol juga kok. Tapi ya acara2 gitu mbok ya jangan menjual mimpi saja, klo emang ga bisa nyanyi dengan baik dan benar ya udah juri harus bertindak, kayak si Simon Cowell itu…tapi emang susah kalo berdasarkan polling sms, apalagi yang menilai orang Indonesia, masih suka nilai berdasarkan background kontestan, bukan kualitas menyanyinya.
btw silakan aja nyerocos disini, ga dilarang kok, ga kena UU ITE juga….heheheh….

#anton ashardi:yup setuju banget

mitra w said,

April 15, 2008 @ 8:06 am

beneer, saya pribadi diantara semua acara nyari penyanyi berbakat, respectnya sama Indonesia Idol, sisanya??? ogaaah.

Btw, aku jg GA SUKA banget sama acara yg terlalu menampilakn sisi kesedihan dari masing2 peserta. Yg pake nangis2 bombay segala, demi ortu lah, demi ini lah , itu lah.. Bukannya sy ga simpati sih sama penederitaan org lain, tapii.. kalo konsepnya berubah jd nyari simpati ketimbang kualitas yg sebenarnya, mendingan sekalian aja bikin ajang Oh Mama Oh Papa, :D

pika said,

April 17, 2008 @ 6:25 am

setuju…*tos ama mitra*

lioni said,

June 3, 2008 @ 5:31 pm

klo mau yang beda, dan tinggal di jogja, masih SMA, ikutan aja di ajang bakat Plat Ab, segala jenis bakat bisa ditampilkan, yang dinilai adalah multitalenta. hub idalioniellis@gmail.com aja, tapi waktu terbatas, hanya sampai Juli aja. Abis itu nunggu taun depan deh. Sukses buat anak muda ya

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Leave a Comment







This blog use a first comment moderation system. If this is your first time comment here, then it will be moderated. Once I approve your comment, if you post a comment again it will display automatically if not blocked by my spam filter.