Cecil mulai masuk sekolah PAUD Tunas Melati sejak Februari kemarin, sebenarnya sudah pernah masuk sekolah PAUD sekitar setahun yang lalu. Tapi karena pindah rumah, jadi sekolah PAUD-nya pindah juga.
Di PAUD yang pertama Cecil lebih suka main perosotan daripada belajar di kelas. Dan di PAUD kedua ini Cecil lebih suka main sendiri, tapi lama kelamaan di mau join sama guru dan teman-temannya belajar. Yah tentunya dalam hal ini belajar = bermain, hihi
Dalam seminggu, sekolah PAUD hanya masuk 2 hari, Minggu pagi dan Selasa sore. Dan jam belajarnyapun sangat singkat, hanya 1-2 jam saja. Memang niatan awal memasukkan Cecil ke PAUD hanya biar dia bersosialisasi. Cecil juga mau ikut apa kata gurunya kalo lagi mood. Seringnya sih gak mood, heheh…Jadi kalau masuk PlayGroup atau Kelompok Bermain yang biayanya mahal itu, sayang uangnya juga kan *dasar ibu pelit*
Cecil juga kadang tingkahnya ‘nggak biasa’ nggak seperti temen-temen PAUDnya yang duduk, ikut nyanyi. Cecil seperti punya acara sendiri. Contohnya pada saat bermain memasukkan bola ke keranjang. Murid dibagi jadi 2 kelompok, kelompok pertama memasukkan bola hijau ke keranjang hijau, kelompok kedua memasukkan bola pink ke keranjang merah kecoklatan. Kelompok pertama dan kedua berlomba untuk memasukkan sebanyak-banyaknya bola ke keranjang dengan berlari dari tempat bola ke tempat keranjang ditaruh. Tapi tebak ulah Cecil? dia malah membawa keranjang ke dekat tempat bola untuk memasukkan semua bola ke keranjang *tepok jidat*.
Mungkin bagi orang kebanyakan, ulah Cecil ini dianggap nakal, bikin rusuh aja. Tapi yang aku lihat, Cecil itu beda. Pemikirannya lain daripada teman-temannya. Jika hal ini dikembangkan, dia akan jadi seseorang yang kreatif, mampu mendobrak aturan-aturan yang ada. Yah tentunya harus ke arah yang positif. Duh, apa nanti nyari sekolah yang cocok buat Cecil jadi sulit ya?
twenty something, a mommy for Cecil and Rasyid, likes reading, watching movies, sleeping, and writing. And now, trying to do 3 different jobs at the same time, wish me luck :)





