inicio mail me! sindicaci;ón

Archive for August, 2010

The Expendables, hanya reuni bintang laga

*spoiler alert*
Ketertarikan menonton The Expendables adalah karena cast-nya. Bintang-bintang laga dari berbagai macam aliran ada disitu. Mulai Sylvester Stallone, Jason Statham, Jet Li, Dolph Lundgren, Mickey Rourke sampai Bruce Willis dan Arnold Schwarzenegger yang hanya muncul sekali.

Ceritanya dimulai dengan kepiawaian pasukan elit pimpinan Stallone dalam membebaskan sandera. Adegan tembak-menembak yang ditampilkan sangat berdarah-darah dan sadis. Dari situ diketahui bahwa pasukan itu merupakan pasukan bayaran yang menyelesaikan misi-misi sulit.

Ceritapun bergulir ke misi selanjutnya yang hampir tidak diambil karena sangat berbahaya, tapi akhirnya diambil juga karena alasan wanita, huh, klise.
Dan wanita tercantik yang jadi motif misi adalah milik Stallone -ingat umur, kek- Film ini juga menjadi pembuktian Stallone bahwa dari semua bintang laga Hollywood pada masanya, kalah dengan dia yang masih perkasa di film ini. Willis hanya memberi misi dan Schwarzenegger lebih berambisi menjadi presiden, gurau Stallone.

Dan penampilan Rourke yang sama seperti di Iron Man 2 sangat mengganggu, memangnya penonton sudah lupa dengan penampilannya menjadi antagonis di Iron Man 2? Ganti penampilan dong!

Peran Eric Roberts juga biasa aja sebagai antagonis. Mungkin masih kebawa ama peran antagonisnya di serial Heroes. Sang Jenderal Garza juga gak sangar blas. Terkesan lebih cengeng daripada putrinya.

Dan kesimpulannya, film ini hanyalah ajang reuni para bintang laga berbagai aliran dan berbeda masa. Ceritanya dangkal, tidak menarik. Efeknya juga nggak heboh banget. Jadi nyesel nonton di bioskop.

SALT

*spoiler alert*
Yang terlintas pertama kali di pikiran adalah film Salt ini kayak Bourne. Agen rahasia yang difitnah dan mencoba memulihkan nama baik. Lalu ada sedikit keganjilan, kenapa kalo emang Salt tidak bersalah, kok dia kekeuh melarikan diri?

Ternyata Salt memang agen ganda. Yang sejak lahir sudah dicuci otaknya oleh Rusia. Dijadikan penyusup di lembaga-lembaga pemerintah AS. Untuk menghancurkan AS dari dalam. Tidak hanya membunuh Presiden, tetapi meluncurkan bom nuklir ke negara-negara Islam, sehingga AS menjadi musuh umat Islam.

Awal-awal film kita dipaksa menerka-nerka, apakah Salt benar-benar tidak bersalah, ataukah dia memang agen Rusia. Kenapa Salt benar-benar menembak Presiden Rusia? Apakah tujuan Salt ketika menjalankan misi yang dituduhkan padanya?

Kita mendapat jawabannya sambil disuguhi adegan-adegan tembak-tembakan, kejar-kejaran, lengkap ala Bond atau Bourne. Dan semuanya dilakukan oleh wanita. Angelina memang hobi jadi aktris film action, terbukti dengan tidak bersedianya dia menjadi gadis Bond. Karena dia tidak mau hanya menjadi pelengkap, dia ingin menjadi Bond-nya :)

Akhir cerita, Salt dibebaskan untuk mengejar sisa-sisa dari agen Rusia semacam dia. Yah mungkin film ini sudah disiapkan sekuelnya. Kita tunggu saja.

Resepsi Pernikahan

Setiap pasangan pengantin tentunya memiliki keinginan pribadi mengenai bagaimana resepsi pernikahan mereka nanti. Padahal sebenarnya, resepsi pada intinya hanya mengabarkan bahwa mereka sudah menikah. Dan sebagai ucapan syukur telah sahnya mereka menjadi sepasang suami istri, dihidangkanlah berbagai macam hidangan untuk memuaskan para tamu. Para tamupun menghargai pengantin dengan berpenampilan layak untuk pesta, bahkan rela pergi ke salon demi sempurnanya penampilan.

Dua minggu terakhir kemarin, ada 2 pernikahan besar yang kuhadiri bersama keluarga dan teman-teman. Yang pertama adalah pernikahan saudara sepupu suami. Kebetulan mertua dari sepupu suami termasuk pejabat tinggi, jadi tamunya pun juga pejabat-pejabat koleganya. Gedung dipisah menjadi 2 bagian. Bagian pertama untuk tamu-tamu kalangan biasa. Dan bagian kedua merupakan ruangan dengan meja-meja yang tertata rapi untuk menyambut para pejabat tadi.
Hidangan yang disajikan berbeda, suasana juga berbeda. Kalau di tempat tamu kalangan biasa, suasananya rame sekali, makanan pun antri panjang dan kadang berebut juga. Lain halnya di tempat pejabat, suasananya tenang, seperti hanya suara orang berbisik-bisik saja. Terlihat sekali kesenjangannya.

Pernikahan kedua adalah pernikahan teman yang unik. Ini adalah resepsi pernikahan di tepi kolam renang, dengan bunga-bunga yang tersebar penuh perhitungan di setiap sisi lokasi pernikahan. Lagu yang mengalun juga tidak sembarangan. Hanya ada gending Jawa, dan lagu-lagu pilihan kedua mempelai yang sudah dipilih dengan sangat hati-hati. Lagu kenangan mereka berdua selama menjalin kasih tentunya.
Pelaminan hanya dipakai saat prosesi adat Jawa. Dan selebihnya, pengantin bebas kesana-kemari menyambangi para tamu yang sudah jauh-jauh datang dari luar kota. Resepsi seperti ini yang menurutku ideal. Karena tamu yang datang dari jauh tentunya ingin bercengkerama dengan pengantin, tidak hanya bersalaman di pelaminan dan berfoto saja. Sayangnya, acara tidak dilanjutkan dengan menceburkan pengantin ke kolam renang. Mungkin karena sudah di-ultimatum oleh pengantin, bahwa baju pengantinnya sewaan, hihi…

Overall, resepsi pernikahan favoritku adalah yang diadakan di tepi kolam renang itu. Dekornya bagus, suasananya santai, penuh kekerabatan, meskipun kami hanya teman-teman yang sering bertemu di dunia maya, tapi rasanya hubungan kami lebih dari hubungan dengan saudara sendiri. *menunggu resepsi pernikahan unik lainnya*

Inception

What’s the most resilient parasite? An Idea. A single idea from the human mind can build cities. An idea can transform the world and rewrite all the rules. -Cobb

*spoiler alert*
Inception, Ekstraction. Mencuri ide, menanamkan ide. Seseorang bisa berbahaya dan bisa berguna karena idenya. Apalagi kalau orang itu punya harta dan kuasa.
Entah bagaimana Christopher Nolan bisa mendapatkan ide membuat film ini. Apakah ada yang menanamkan benih ide dalam pikirannya?
Tapi tak dipungkiri bahwa film ini termasuk masterpiece. Ide mimpi dengan layer berlapis-lapis, mencuri ide di alam bawah sadar seseorang, dan bahkan menanamkan ide yang akan membuat hidup seseorang berubah total.
Pendapat bahwa alam nyata ini adalah hanya mimpi saja dan kita tidur sebenarnya untuk bangun dari alam mimpi menuju realita, juga dikemukakan di film ini

Kisah tentang keluarga yang terpisah karena kejahatan yang tidak bisa dibuktikan. Kisah seorang anak yang menganggap ayahnya tidak peduli, dan dipikirannya ditanamkan ide bahwa ayahnya tidak ingin dia menjadi seperti ayahnya, sehingga nantinya diharapkan dia bisa mandiri, dengan kata lain menghancurkan kerajaan bisnis ayahnya dan menemukan inovasi baru. Yang diuntungkan dari sini adalah saingan bisnisnya yang juga menyewa tim mimpi.
Pada akhirnya, apakah semuanya bahagia, apakah kebahagiaan yang ditunjukkan merupakan realita, atau hanya di alam mimpi?
Itulah pertanyaan besar yang disisakan Nolan untuk penonton. Penonton bebas memilih ending film yang menurut mereka masuk akal.
Jadi, menurut Anda, bagaimana endingnya?