inicio mail me! sindicaci;ón

Author Archive

Pika, gimana rasanya punya anak?

Capek emang, tapi begitu liat senyum dan tawanya, rasanya semua kecapekan itu menghilang.

*duh kayak iklan aja*
Kutipan diatas adalah jawabanku jika ada yang bertanya gimana rasanya punya anak.
Mengurus anak emang butuh kesabaran, ketelatenan, komitmen, konsistensi dan harus kreatif. Itulah mengapa seorang wanita harus pintar dulu sebelum menjadi ibu. Bagiku gelar sarjana tidak akan tersia-siakan meskipun tidak digunakan untuk bekerja. Karena ada tugas yang lebih utama bagiku, yaitu mencetak generasi baru. Ini adalah tanggung jawab kepada Tuhan, serta tentunya kepada suami.

Dan kini, tak terasa hampir setahun berlalu sejak bidadari kecil itu lahir. Senyum dan tawanya selalu tulus, dan selalu bisa menghiburku. Disaat aku hampir saja menyerah karena capek dan alasan-alasan klise lainnya, senyumnya datang membuatku bersemangat lagi.

Tidak ada yang bisa menggantikanmu bidadari kecilku. Selamat Ulang Tahun ya, semoga engkau selalu dilindungi Allah dan diberikan jalan yang lurus. Amiinnn

MaBa dan MaTA

MaBa = Mahasiswa Baru
MaTA = Mahasiswa Tugas Akhir

Ada satu persamaan antara MaBa dan MaTA di kampusku, yaitu sama-sama memakai atasan putih dan bawahan hitam. Tapi rentang waktu yang memisahkan keduanya bisa 3 tahun, 3,5 tahun, 4 tahun, bisa juga hingga batas studi yaitu 7 tahun.

Bagaimana dengan aku?

Aku menjadi MaBa pada tahun 2003 yang lalu. Kegiatan inisiasi kampus yang cukup menguras tenaga dan pikiran. Lewat masa itu, semester 1 kulalui dengan lancar. Jika bukan karena 1 mata kuliah yang mendapat nilai B+, aku sudah memperoleh IP 4 pada semester itu. Semester 2 nilaiku turun. Karena satu kesalahan kecil aku terpaksa mengulang satu mata kuliah. Sedangkan semester 3, aku harus bekerja sambil kuliah demi kelangsungan hidup di Surabaya ini.
Suasana kerja yang tidak kondusif sama sekali, banyaknya beban pekerjaan, dan majikan yang super perfeksionis membuatku muak dan stress. Untungnya prestasi kuliah masih bisa kupertahankan. Meski sudah ada nilai C+ yang menghias KHS.

Akhir semester 4 aku berhenti kerja. Pertimbanganku kala itu demi prestasi, biar tidak terus menurun. Nilai C yang bejibun di KHS semester 4 bikin aku stress, aku mencapai prestasi paling buruk selama masa kuliah. Semester 5 langsung padat dengan tugas proyek untuk 5 mata kuliah. Namun prestasiku semakin membaik. Semester 6 kemarin aku hampir menyamai prestasi pada semester 1, dengan hanya 2 mata kuliah saja yang mendapat nilai B. Alhamdulillah.

Semester 7 ini hanya tinggal 15 sks saja. yaitu:

  1. Kerja Praktek 2 sks
  2. Metodologi Penelitian 2 sks
  3. Sistem Pendukung Keputusan 3 sks
  4. Proyek Pengembangan Sistem Informasi 2 sks
  5. Tugas Akhir 6 sks

Ya, aku sudah menjadi MaTA. Apakah aku bisa lulus semester ini? Semua itu tergantung pada kedisiplinanku mengejar target demi target. Semoga aku bisa lulus semester ini. Amiin.

Kue Pernikahan

Kue Pernikahan

Ini kue pernikahan dari Ina. Duh kapan ya aku bisa masang fotoku ama yayang dengan tulisan “Just Married”. Jadi iri ma dep. Doain aku cepet nyusul ya dep.

Ternyata…..

workshop14072006

Ternyata aku udah pernah kopdar ma pak kere alias pak tyo.
Kalo ada yg gimana gitu sama foto diatas, sori ya :P aku cuma make foto itu sebagai skrinsot, karena tanpa skrinsot adalah basbang, hehehehehhe

Hari Tanpa TV

Hari Tanpa TV

Posting ini terinspirasi oleh tulisannya Priyadi serta dalam rangka mendukung inisiatif Kidia–sebuah yayasan yang memiliki kekhawatiran akan kualitas siaran televisi di Indonesia– yang mengadakan acara Hari Tanpa TV yang bertepatan dengan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2006.

Kenapa aku concern dengan hal ini?
Yah karena aku juga pernah jadi anak yang kecanduan TV.

  • Tiap hari Minggu, tiada hari tanpa TV. Mulai dari Doraemon, Power Rangers, Shincan, delele tidak pernah kulewatkan. Jam 08.00 sampai 12.00 aku stuck di depan TV. Tidak ada yang bisa membuatku berpaling darinya, termasuk juga perintah ortu. Pokoknya semua urusan dilakukan setelah nonton TV. Aje gile! Baru setelah menginjak bangku SMU SMK aku sadar, betapa banyak yang aku lewatkan gara-gara kecanduan TV. Paling parah adalah sampai saat ini aku tidak begitu mahir naik sepeda, apalagi sepeda motor. Aku juga tumbuh menjadi orang yang sulit membina hubungan sosial karena kebanyakan masa kecil dihabiskan di depan TV *nyesel*
  • Aku juga penggemar berat film-film Hollywood. Dulu, aku tidak pernah absen menonton Layar Emas dan sebangsanya-kalau sekarang Bioskop TransTV- Semua adegan kutonton tanpa ada filter. Yah dan akhirnya sekarang jika sedang berada dalam area dark side, aku adalah orang yang cuek abis dan juga kejam!. Darimana pengaruh itu kalau bukan dari film-film action yang aku tonton? dan aku juga menelan mentah-mentah moral of the story-nya.
  • Aku tidak suka sinetron Indonesia dengan jalan cerita ga jelas. Salah satu dari sedikit sinetron yang aku tonton adalah karena syutingnya di Australia, soal ceritanya sebodo amat. Soalnya udah kenyang film Hollywood. Jadi, sinetron Indonesia kelaut aja. Tapi, kalau Keluarga Cemara, bagus tuh, sedikit banyak ceritanya sama dengan kisah hidup keluargaku. Sinetron kan ga harus bercerita tentang gaya hidup hedonis tok. Daripada sinetron, mending liat National Geography aja, lebih mendidik.

Itulah sebagian dari kisah anak pecandu TV, karena itu aku ingin nantinya anak-anakku tidak menjadi seperti aku. Yah, usaha mengubah kebiasaan kan mulai dari yang kecil dulu.
Ato nanti anakku diajak nonton anime saja, tentunya bukan yang H***** loh :P . Bahan bacaan lainnya disini.

Jadi, Hari Minggu 23 Juli 2006, Matikan TV!

gambar diambil tanpa ijin dari blognya mPri

Sakit Gigi

Aku sakit gigi :(

Kronologisnya :
Hari Senin pagi mulai sakit, tapi aku tahan aja. Kayaknya geraham kanan atas yang udah pernah ditambal sakit lagi. Untung aja pas ujian ga gitu sakit. Waktu jeda juga kubuat ngobrol² tentang om Zidane juga ga krasa sakit. Jadilah ujian berlalu tanpa sakit gigi, Alhamdulillah. Masalah muncul lagi pas aku naik bis mau ke Malang sorenya, kok sakit lagi :( Akhirnya perjalanan pulang aku cuma bisa tidur biar ga terlalu sakit.
Hari Selasa waktu mau balik ke Surabaya aku beli 2 tablet Ponstan 500mg. Kuminum sebelum naik kereta ke Surabaya, lumayan sakitnya ilang. Sorenya pas sakit lagi Ponstan kembali meredakan. Aku makan bubur karena makanan ga bisa kucerna dengan baik, langsung telan aja gitu.
Hari Rabu masih sakit, 3 tablet Ponstan kutenggak tiap 6 jam. Sakitnya dah ilang.
Hari Kamis gusiku bengkak :( abis nanya² ma Golda ternyata emang harus ke dokter gigi. Biar tau what to do next.

Ya udahlah, Senin depan aja ke dokter, kalo bisa di puskesmas biar murah.
Duh mengulang sejarah masa lalu nih. Sejak balita sampe umur 14-an aku sering ke dokter gigi. Udah ada 3 gerahamku yang ditambal. Emang sih, di tempat lahirku di Flores sono, airnya kekurangan zat kapur yang mana bisa mempengaruhi pertumbuhan tulang dan gigi.
Dulu sampe ada dokter gigi langganan, kalo nggak salah namanya dokter Cicik.
Trus di pas pindah di Malang dokternya berganti-ganti. Terakhir yang menangani gigiku dokter ramah asal Wajak, Kabupaten Malang. Beliau mesti wanti² untuk rajin sikat gigi, kumur air garam, dan sikat gigi yang bener. Sorry dok, aku akhir² ini males sikat gigi, hiks.

Moral of the story : Sehat itu mahal banget bok, makanya dijaga baik², hyuukk

Konversi Kurikulum 2004 ke 2006

Adalah salah satu konsekuensi jika mendalami hal-hal yang berhubungan dengan TI, maka kita dituntut untuk bersiap dengan perubahan yang sangat cepat.
Seperti juga saya sebagai mahasiswa S1 Sistem Informasi angkatan 2003.
Beruntung kampusku juga beradaptasi dengan perubahan itu, yaitu dengan adanya konversi kurikulum yang diharapkan dapat menyetarakan ilmu yang diberikan bagi mahasiswanya dengan perkembangan TI.

Konversi ini sudah diadakan 2 kali dalam rentang waktu antara tahun 2003 hingga 2006 ini.
Dan angkatan saya tentu saja mengalami keduanya, yaitu konversi kurikulum 2003 ke 2004 dan 2004 ke 2006.

  • Konversi Kurikulum 2003 ke 2004 .
    Pada konversi yang pertama saya alami ini cukup banyak mata kuliah yang berubah. Baik namanya, content/ silabinya, atau malah ada mata kuliah baru yang disesuaikan dengan perkembangan TI, seperti mata kuliah Mobile Application dan Basis Data Spasial. Tapi karena waktu itu saya masih semester 2 tidak ada perubahan yang berarti kecuali ada beberapa mata kuliah yang sudah saya jalani sebelumnya tidak ada padanannya dalam kurikulum yang baru. Seperti mata kuliah Teknik Digital yang tidak diselenggarakan lagi tapi sks yang sudah saya tempuh tetap diakui dan tertulis di transkrip. Akibatnya ada mata kuliah baru yang tidak sempat saya ikuti, seperti Basis Data Spasial. Sebenarnya bisa saja ikut kuliahnya saja untuk menambah ilmu, tapi pada saat kuliah itu diselenggarakan, beban kuliah yang sebenarnya sudah banyak :(
  • Konversi Kurikulum 2004 ke 2006 .
    Konversi kedua ini cukup membuat kejutan. Diantaranya, pengurangan jumlah sks yang tadinya 152 menjadi 144 saja. Dan praktikum yang tadinya 0 sks menjadi 1 sks. Wow, so surprising. Ada mata kuliah pilihan sebanyak 24 sks yang materinya cukup menarik, diantaranya Audit Sistem Informasi, Teknik Peramalan, Sistem Informasi Strategis, dll. Wah, jadi pingin ikut kuliahnya, cukup kecewa juga karena kemungkinan saya ikut kuliahnya kecil. Dan sewaktu menerima kontrak konversi saya, kekecewaan kembali melanda. Karena, semester ini saya mengambil 23 sks tapi yang tertulis di kontrak sisa mata kuliah, jumlah sks untuk semester ini hanya 18 sks, kemana yang 5 sks?? Lalu mata kuliah Database Developer tidak tertulis disitu, padahal mata kuliah ini termasuk mata kuliah proyek. *shock*

Menghadapi serba ketidakjelasan itu, saya mengirim email ke Ibu staff BAAK yang baik.
Beliau membalas dengan anjuran untuk mengikuti sosialisasi yang diadakan hari Jum’at 30 Juni 2006 pukul 14.00 di Gedung Serba Guna.

Disana Bapak dari Prodi S1 Sistem Informasi yang menjelaskan dengan panjang lebar disertai contoh. Dan betapa terkejutnya saya ketika yang dibuat untuk contoh adalah kontrak konversi saya. Yah karena pertanyaan yang diajukan pada saat itu sama dengan masalah saya, it’s OK lah.

Dan jawaban yang saya peroleh dari sosialisasi tadi sudah mengurangi kebingungan saya. Yaitu, pada intinya semua mata kuliah yang diambil DIAKUI. Pada kasus saya, Database Developer yang di kurikulum baru menjadi mata kuliah pilihan, tetap diakui bila saya lulus. Kontrak konversi saya dibuat dengan kemungkinan terburuk yaitu Database Developer tidak lulus, maka muncullah mata kuliah Sistem Informasi Terpadu untuk menutupi kekurangan sks hingga menjadi 144 sks atau dalam kasus saya kelebihan 1 sks menjadi 145 sks.

Konversi ini termasuk keuntungan, dimana angkatan 2003 tidak harus menempuh 152 sks. Tapi untuk praktikum tetap saja hilang sksnya. Yah semoga saja semester depan beban sks saya bisa lebih berkurang lagi sehingga bisa lulus dalam 3,5 tahun. Aamiin.

Tinggal 1 DEADLINE

fiuh
Akhirnya presentasi kapsel hari ini cukup sukses bila dibandingkan dengan kelompok lain *narsis dikit*
Minimal kelompokku ga berdiri lama2 di depan, di revisi ini dan itu, dan ditanya2 tentang algoritma-nya.
Sebelum maju, aku udah nyiapin slide yang lengkap, sampe contoh kasus dan pemecahannya.
Tapi pas demo program, ada yang kurang. Aku kurang detil menampilkan proses demi proses clustering dengan agglomerative clustering itu. Disimilarity matriknya ga ada, dan parahnya lagi, grafik yang notabene nampilin hasil akhir kurang informatif. Soalnya query-nya masih salah :(

Komentar dosennya sih gini intinya

Sebenarnya algoritma kelompok kalian sudah benar dan kalian juga sudah cukup paham. Hanya yang kurang adalah visualisasi dari algoritma itu dalam program. Step by step dan hasil akhir yang informatif juga harus ada. Kalau sudah sempurna, ini layak untuk TA

Wow, sepertinya aku mendengar ada TA disebut2 :P
Sip ini, bisa dijadiin ide untuk TA-ku.
Maju terus pik. TA sudah di depan mata.

Nah, sekarang tinggal 1 deadline
Tapi, dimana anggota kelompok yang lain???
Ririn sibuk, Ho kabur *jitak Ho kalo sampe pulang kampung*
Kita pingin ngerjain bareng2 sampe pagi menjelang, tapi dimana tempat yang bisa buat kumpul2 ngerjain tugas bareng gitu ya? Adakah cafe 24 jam di Surabaya? duh aku kok ga gawul ngene seh :(

Oh LabKomku…

Praktikum dan ujian praktikum semester ini dah lewat, tapi seperti biasa, aku masih rajin mengunjungi LabKom tercintah. Selain karena ada 3 deadline, aku juga ngejunk + arisan dari sana :P tengs LabKom

Tapi ada ganjalan dikit. Masalah birokrasi yang mbulet. Kayak harus titip KTM pas waktu Praktikum Bebas. Trus waktu main di lab kita masih harus patuh ama jadwal praktikum. Kayak jam segini sampe segitu aja, terus kalo istirahat harus keluar, oh repotnyaaaaaa. Padahal kalo udah nyetting sana-sini trus harus kuit, OMG, LabKom itu ada Deep Freeze-nya, plis deh

Kenapa sih ga dibuat lebih praktis gitu? ini kan udah ga ada praktikum. Seharusnya dibuat lebih fleksibel, biar tambah betah main di lab. Dan bisa nambah budaya ilmiah yang dulu pernah didengung-dengungkan itu. Yah untung deh hari ini main di lab ga pake diusir-usir, soalnya ada asisten yang PB bareng. Duh kalo inget yang itu, aku jadi pingin ngomong kalo : aku bisa jadi asisten kalau aku mau dan kabag mengijinkan !

ditulis penuh aan karena rada gimana gitu ama resepsionis lab yang galak²

3 Hari berturut-turut DEADLINE

3 IN A ROW….

Gila banget minggu ini, 3 mata kuliah presentasi pada 3 hari berturut-turut.

  1. Keamanan Komputer presentasi Secure POP mail dengan SSH Tunnel hari Rabu, 21 Juni 2006
  2. Kapita Selekta presentasi tentang Clustering sama demo aplikasinya hari Kamis, 22 Juni 2006
  3. Database Developer presentasi Form Master dan transaksi SI Rumah Sakit Poli Jantung hari Jum’at, 23 Juni 2006

*menghela napas*
Dan sewaktu tulisan ini diposting, presentasi KK sudah lumayan berhasil disamping adanya masalah teknis yang bikin kita ga bisa demo-in setting mail server kita, hiks. But nice job rin, els, and thanks to dave.

Now, 2 more to go.
Kapsel dah selesai aplikasinya, tinggal perbaikan disana-sini sama bikin power pointnya.
DBDeveloper ini yang parah, muga2 ‘extreme programming’nya berhasil :P
Ayo Pika, kamu PASTI BISA

Next entries »