Archive for Hobby
June 30, 2008 at 7:59 pm · Filed under Hobby

Sewaktu masih sekolah di SMK Tilpun Sawojajar seingatku hanya ada satu warung yang menjual lalapan belut, yaitu warung belut (warlut) yang terletak di Sawojajar ini. Selain harganya yang ramah di kantong anak kos, belut gorengnyapun enak, maknyus pemirsa! Teman-temanku juga mengakui kalau lalapan belut di warlut ini enak, meskipun sudah melanglang buana ke Surabaya, Jakarta atau kota-kota lain, rasa kangen pada belut goreng dan lalapan segar yang dicolek sambal dengan rasa yang khas ini tetap ada.
Aku beruntung masih bisa merasakan enaknya lalapan belut di warlut ini. Harganya tidak jauh beda dari harga pada masa sekolah dulu. Satu porsi lalapan belut dan nasi harganya Rp. 5000,- sedangkan untuk minuman, harganya sangat-sangat murah, yaitu Rp. 1000,-.Selain menu belut, warlut ini juga menyediakan menu lalapan yang lain, diantaranya lele, ayam, tempe dan tahu. Namun yang paling bikin kangen adalah belutnya.
Tidak seperti warung belut lainnya, belut disini disajikan dengn sangat crispy, tapi tidak terlalu kering. Sehingga bumbu-bumbu yang dicampur kedalam tepung masih terasa gurih dan nikmat. Selain dari sisi makanan, diwarung ini juga disajikan lagu-lagu populer, terkadang lagu-lagu yang jazzy juga ada. Jadi menambah nyaman suasana.

Maka dari itu, jika berkunjung ke Sawojajar diwaktu malam, jangan lupa mampir ke warlut yang satu ini, selain harganya yang masih bisa dijangkau rakyat jelata rasanya juga makyus!
Oh iya, tulisan ini dibuat untuk mengikuti lomba blog pak dosen yang sudah tidak gondrong itu, hihihi….
March 29, 2008 at 9:43 am · Filed under Film, Hobby
Dan, Piala Emas Indonesian Movie Awards 2008 jatuh kepada:
Terbaik
Pemeran Utama Pria Terbaik: Deddy Mizwar – Nagabonar Jadi 2
Pemeran Utama Wanita Terbaik:Dinna Olivia – Mengejar Mas-mas
Pemeran Pembantu Pria Terbaik :Tio Pakusadewo – Quickie Express
Pemeran Pembantu Wanita Terbaik :Henidar Amroe – Mereka Bilang, Saya Monyet!
Aktor Pendatang Baru Terbaik :Volland Humonggio – Sang Dewi
Aktris Pendatang Baru Terbaik :Titi Sjuman – Mereka Bilang, Saya Monyet!
Pasangan Terbaik :Vino G Bastian-Fahrani – Radit dan Jani
Special Award, Peran Yang Mencuri Perhatian :Julian Kunto – Nagabonar Jadi 2
Terfavorit
Film Terfavorit :Nagabonar jadi 2
Pemeran Utama Pria Terfavorit :Vino G. Bastian – Radit dan Jani
Pemeran Utama Wanita Terfavorit :Nirina Zubir – Get Married
Pasangan Terfavorit :Vino G. Bastian dan Fahrani – Radit dan Jani
Pendatang Baru Terfavorit :Sandra Dewi – Quickie Ekspress
Soundtrack Terfavorit :Selamanya Cinta-D’Cinnamons – Cintapuccino
Dari hasil diatas yang masuk daftar tunggu untuk ditonton pika antara lain: Mereka Bilang, Saya Monyet!, Radit dan Jani, Quickie Ekspress heheheheh……..
March 7, 2006 at 5:52 am · Filed under Hobby
Hari ini hari terakhir serial Jewel In The Palace diputar, sempet kehilangan sih. Soalnya serial yang meskipun nggak terlalu rajin kutonton *tapi lumayan sering baca sinopsisnya disini* bikin aku kagum ama tokoh utamanya yaitu Jang-geum yang sangat gigih, kritis, punya etos kerja tinggi dan profesional. Sosok wanita karier yang hebat, mampu bekerja di dapur istana dan rumah sakit istana yang pada jaman itu, hanya orang² yang benar² hebat saja yang bisa menembusnya. Hal ini dikarenakan, segala sesuatu yang menyangkut keluarga kerajaan sangat penting dan kesalahan sedikit saja taruhannya nyawa.
Jang-geum bisa menjadi ahli di dua bidang yaitu memasak dan pengobatan. Bahkan di akhir cerita dia berhasil mengoperasi ibu hamil dengan cara membelah perut ibu hamil tadi dengan pisau yang di sterilkan, padahal pada masa itu belum ada pembiusan. Ini merupakan terobosan baru di bidang kesehatan Korea masa itu.
Sifat Jang Geum yang pantang menyerah telah membuahkan banyak hasil. Sewaktu menjadi dayang istana, dia berhasil membuat masakan yang lezat meski pada saat itu indera perasanya mengalami gangguan. Tapi dia tetap mencoba dan mencoba sampai hasilnya memuaskan. Dayang lain yang merasa iri mencoba menjebak Jang-geum sehingga dia dihukum.
Menjalani masa hukuman di Pulau Che Ju dia juga tidak patah semangat, malah belajar pengobatan pada perawat hebat Jang-do. Dalam masa belajarnya, Jang-geum banyak mendapat banyak rintangan, tapi lagi² dia tetap mencoba dan berhasil masuk kembali ke istana dengan status sebagai perawat. Sungguh hebat.
Intrik dan politik yang menghiasi lingkungan istana tidak menggoyahkan Jang-geum. Banyak pihak yang iri, tidak sependapat dan banyak pula yang suka dengan Jang-geum. Pendapatnya tentang masalah kesehatan keluarga kerjaan sering mendapat kecaman dari tabib istana. Tapi Jang-geum tidak pernah menyerah. Kalau untuk urusan menyembuhkan orang dia akan rela menantang bahaya. Bahkan nyawanyapun dipertaruhkan.
Banyak teori serta pendapatnya yang didasari pengetahuan yang kuat tentang pengobatan yang terbukti berhasil. Hal ini kembali menimbulkan iri hati banyak pihak.
Ditengah konflik ini muncul sang raja yang sempat menaruh hati pada Jang-geum. Tapi Jang-geum sudah mencintai seseorang yang kelak menjadi ayah dari anaknya yaitu Jeung-ho. Cinta segitiga ini mewarnai kehidupan Jang-geum di istana, selain masalah penyakit raja yang semakin memburuk.Sang raja sampai akhir hayatnya masih berusaha melindungi Jang-geum dan mempersatukannya dengan Jeung-ho yang diasingkan karena dianggap mengacaukan istana.
Bertahun-tahun sejak kejadian itu, Jang-geum yang sudah memiliki seorang putri yang banyak mewarisi sifatnya bernama Soo-hyun, masih mempraktekkan ilmu pengobatannya untuk membantu rakyat jelata. Permaisuri yang mendengar hal ini memanggil Jang-geum kembali ke istana, namun setelah mempertimbangkan dengan masak, Jang-geum menolak dan memilih tetap hidup diantara rakyat. Permaisuri mengabulkan dengan syarat Jang-geum tetap ada ketika dibutuhkan.
Menurut Jang-geum, banyak yang telah dia peroleh dari istana tapi dia juga kehilangan banyak hal yang penting dalam hidupnya ketika tinggal di istana. Hidupnya yang susah tidak membuatnya putus asa karena menurutnya tidak ada kata susah kalau menguasai pengobatan. Kesungguhannya dalam mengobati pasien dan kegigihannya yang paling membuat aku terpesona dengan tokoh wanita yang diambil dari kisah nyata yang menggugah masyarakat Korea ini. Dengan ini kutetapkan Jang-geum menjadi salah satu inspirasiku dan motivatorku. Terima kasih Jang-geum, sang mutiara istana.
March 6, 2006 at 1:02 am · Filed under Hobby
Tadi pagi nonton 78th Annual Academy Awards yang ditayangin langsung di Indosiar. Seperti biasa sebelum acara dimulai ada Red Carpet yang bertabur bintang² seksi. Acara dibuka sama host yang kocak seperti biasa juga. Presenter² nya juga keren.
Oscar tahun ini didominasi film² independen dan temanya cukup berani. Banyak yang pingin aku tonton dan liat Oscar sama dengan bikin list film buruanku selanjutnya.
And the Oscar goes to :
Crash Best Motion Picture
Ang Lee Best Director
Philip Seymour Hoffman Best Actor in a leading role
Reese Witherspoon Best Actrees in a leading role
George Clooney Best Supporting Actor
Rachel Weisz Best Supporting Actrees
Ada juga film yang dapet lebih dari satu piala :
King Kong Visual Effect, Sound Mixing, Sound Editing
Memoirs of a Geisha Costume Design, Art Direction, Cinematography
Brokeback Mountain Original Score, Adapted Screenplay, Directing
Crash Film Editing, Original Screenplay, Best Motion Picture
selengkapnya dapat dilihat di sini
Ada lagi, aku pingin punya boneka pinguin yang dibawa pemenang oscar di kategori Best Documentary Feature March of the Penguins 
*siap-siap nonton pilem*